Bagi sebuah bengkel otomotif, memilih kompresor udara tidak boleh asal murah atau asal besar. Kesalahan memilih kapasitas dapat membuat alat-alat pneumatik seperti impact wrench, sandblaster, atau spray gun tidak dapat bekerja secara optimal karena kekurangan pasokan udara.
Dua Metrik Penting: CFM dan PSI
Jangan hanya melihat tenaga kuda (HP) motor. Fokuslah pada dua nilai utama:
- PSI (Pounds per Square Inch): Mengukur besaran tekanan. Kebanyakan peralatan bengkel membutuhkan sekitar 90 hingga 120 PSI.
- CFM (Cubic Feet per Minute): Mengukur volume aliran udara. Ini adalah penentu utama. Setiap alat memiliki kebutuhan CFM tertentu.
Rumus Sederhana Perhitungan Bengkel
Identifikasi alat dengan konsumsi CFM tertinggi yang akan digunakan secara bersamaan. Kalikan total CFM tersebut dengan faktor keamanan 1,3 hingga 1,5 untuk memberi kompresor ruang bernapas agar tidak terus bekerja tanpa henti di batas maksimalnya. Untuk bengkel profesional dengan beberapa stall kerja, kompresor berfrekuensi daya dengan tangki terintegrasi seperti seri Raifu ME/MS dari STN sangat ideal karena ringkas dan andal.



